Adab-adab Bepergian

Adab-adab Bepergian

1. Istikharah sebelum safar.
2. Musyawarah sebelum safar.
3. Menyiapkan bekal safar.
4. Membawa teman dalam safar.
5. Memilih Ketua rombongan.
6. Menitipkan keluarga, harta, dan apa saja yang diinginkan kepada Allah.
7. Disunnahkan berangkat pada hari Kamis.
8. Bertakbir Tiga kali ketika sudah naik di atas kendaraan.
9. Bertakbir tatkala mendaki (naik) dan bertasbih ketika menurun.
10. Berjalan pada malam hari.

Adab-adab Bepergian
Adab-adab Bepergian. Ilustrasi photo dari https://unsplash.com/photos/bDaYBzNjrho

11. Memperbanyak do’a ketika safar.
12. Berdo’a ketika singgah.
13. Segera pulang menemui keluarga jika telah selesai urusannya.
14. Mendatangi keluarganya pada awal siang atau pada akhir siang bila tidak mampu.
15. Jika safar cukup lama, dilarang mendatangi keluarganya di malam hari, kecuali ada pemberitahuan sebelumnya.
16. Membaca do’a ketika melihat kampungnya.
17. Melakukan shalat dua raka’at di Masjid terdekat ketika telah tiba.

Ini adalah sebagian dari Adab-adab Bepergian (safar). Bagi yang menginginkan pembahasan lebih luas, silakan membaca dan merujuk kitab Al-Majmu’ karya An-Nawawi dan Zadul Ma’ad karya Ibnul Qayyim, serta Syarh Riyadhish Shalihin karya Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. Wallahu a’lam.

Diringkas dari artikel “Adab-adab Safar” yang ditulis oleh: Al -Ustadz Abu Muhammad Abdul Jabbar hafidzahullah

Sumber: www.asysyariah.com/adab-adab-safar/

Leave a Reply